Senin, 13 Februari 2012

Coba menganalisa 1


Belakangan ini performa tim sepakbola di Eropa yang notabene biasa dilabeli klub “besar”  secara bertahap sudah bisa diimbangi klub sepakbola yang biasa dilabeli klub “kelas dua” . Apa ya rahasianya ?

Sebagai orang amatir yang suka sama sepakbola , menurut gw itu semua tak terlepas dari pembinaan usia muda, ya mungkin ini tergolong factor dari beberapa factor yang bisa menyebabkan sepakbola dewasa ini memiliki kemampuan yang merata .

Ambil contoh saat pemanasan jelang piala dunia 2010 , gw ingat kala itu jepang berhasil menahan imbang inggris yang notabene Negara 10 besar peringkat FIFA . Yang gw tau jepang itu Negara yang disiplin , dan mereka pun kerap melakukan sesuatu nya dengan serius , lalu hal ini yang mereka lakukan juga di sepak bola .

Coba dilihat dari berdirinya J-League kalo ga salah tahun 1992 , sejak itu jepang terlihat serius di sepakbola , mereka buat system pembinaan pemain muda yang baik dan teratur serta mereka jalankan kompetisi liga sepakbola berjenjang yang mana didukung oleh sarana dan prasarana yang sangat  memadai .

Hingga tak heran jepang yang biasanya jadi bulan – bulanan , perlahan bisa berdiri sejajar . Salah satu nya dengan menjadi juara piala Asia 2011 , untuk individu sendiri muncul beberapa  nama yang mulai menyinari sepakbola Eropa , sebut saja Yuto Nagatomo (Internazionale) , Uchida (Shalke 04) , Hasebe (Wolfsburg) , Honda (CSKA Moskow) , Shinji Kagawa (Dortmund) , Morimoto , dll . Bahkan ada pemain jepang yang sudah bisa menjadi pemain terbaik di Liga Eropa , Shunsuke Nakamura (Glasgow Celtic) 2007 , Usami (Bayern Muenchen) , Ryo Miyaichi (Arsenal) .

Beberapa pemain yang merumput di Eropa seperti yang disebut diatas pun tak bisa dianggap remeh , banyak diantara mereka yang sudah mendapat status sebagai pemain inti .



Tidak ada komentar:

Posting Komentar