Jumat, 15 Oktober 2010

tugas individual : RAM

sumber : wikipedia 

RAM
RAM merupakan kepanjangan dari Random access memory . RAM adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap, tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan. 

RAM pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.

Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.

Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.

Tipe umum RAM

Beberapa jenis RAM. Dari atas ke bawah: DIP, SIPP, SIMM 30 pin, SIMM 72 pin, DIMM, DDR DIMM.

Produsen peringkat atas RAM


Mengatasi masalah pada RAM


Q : Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya ?
A : Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
  1. "Kerusakan" fisik". Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing komputer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.
  2. ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.
  3. Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb - 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.
  4. Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang "mencurigakan" atau yang kira-kira digunakan untuk me-load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.
  5. Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start - Run - ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
  6. Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.
  7. Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.
  8. Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing "Ramdrive.sys." If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains "ramdrive.sys." To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut. 
Q : Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi masih sama ?
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya. 

Q : Mengapa terjadi error setelah saya menginstall RAM baru ?
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.

Q : Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa sering terjadi Blue Screen ?
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu). 

Q :Mengapa muncul tulisan Parity Check Error ?
A : Tulisan parity check error dapat muncul jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar, atau karena terdapat virus parity boot pada hard disk Anda.

Array

Array

Apa saja yang dilakukan RAM pada PC?

 sumber : landit.web.id


Apa saja yang dilakukan RAM pada PC
 
Pada sebuah komputer, terdapat berbagai macam tipe media penyimpanan. Baik media penyimpanan permanen maupun media penyimpanan sementara. Media penyimpanan permanen maksudnya adalah media di mana Anda bisa menyimpan data Anda dalam waktu lama dan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. Sedangkan media penyimpanan sementara adalah media penyimpanan di mana data yang tersimpan di sana akan hilang jika komputer dimatikan ataupun kehilangan daya secara tiba tiba.
Media penyimpanan permanen ini contohnya adalah disket, harddisk, CD dan lain-lain sedangkan media penyimpanan sementara yang paling dikenal adalah DRAM (Random Access Memory), namun lebih dikenal dengan RAM saja.

Peran memori dalam komputer

Meskipun secara teknis memori merupakan media penyimpanan elektronik, memori sering disebut sebagai media penyimpanan sementara yang cepat. Jika prosesor komputer Anda sering mengakses harddisk untuk mengambil data yang dibutuhkan, komputer tersebut akan bekerja dengan lamban. Jika data yang dibutuhkan oleh prosesor ditempatkan pada memori, prosesor dapat mengakses data dengan lebih cepat.

Seperti pada diagram, prosesor mengakses memori menurut urutan tertentu. Tidak peduli apakah data yang diambil oleh prosesor berasal dari media penyimpanan permanen (harddisk) ataupun berasal dari input (keyboard), data umumnya terlebih dahulu masuk ke memori (RAM).
Semua komponen pada komputer Anda seperti prosesor, harddisk dan sistem operasi bekerjasama sebagai tim, sedangkan memori memegang peranan yang penting dalam tim ini. Sejak pertama kali komputer dihidupkan hingga saat komputer tersebut dimatikan, prosesor komputer tersebut secara terus menerus menggunakan memori. Sebagai
ilustrasi, mari kita lihat tahapantahapan yang umumnya terjadi pada komputer:
  • Komputer dihidupkan
  • Komputer me-load data dari ROM (Read Ony Memory) dan melakukan Power On Self Test (POST) untuk memastikan semua komponen utama berfungsi dengan baik. Sebagai bagian dari tes ini, kontroler memori memeriksa semua alamat memori dengan melakukan operasi baca tulis dengan cepat untuk memastikan bahwa tidak ada error pada chip memori. Operasi ini dilakukan dengan menulis ke sebuah bit lalu kemudian membaca dari bit tersebut.
  • Komputer me-load Basic Input Output System (BIOS) dari ROM. BIOS menyediakan informasi penting mengenai perangkat penyimpanan, tahapan boot, keamanan, dan perangkat Plug and Play.
  • Komputer me-load sistem operasi dari harddisk ke RAM. Umumnya, bagian penting dari sistem operasi tetap disimpan di RAM selam komputer tersebut hidup. Hal ini memungkinkan prosesor untuk memiliki akses cepat ke sistem operasi tersebut yang akhirnya akan meningkatkan performa sistem secara keseluruhan.
  • Saat Anda membuka sebuah aplikasi, aplikasi tersebut diload ke RAM. Untuk menjaga efektivitas penggunaan RAM, banyak aplikasi yang hanya me-load bagian tertentu saja ke RAM dan me-load bagian lainnya hanya jika dibutuhkan.
  • Setelah aplikasi diload, setiap file yang dibuka untuk digunakan oleh aplikasi tersebut juga diload ke RAM.
  • Ketika Anda menyimpan dan menutup aplikasi, file tersebut ditulis ke perangkat penyimpanan yang ditentukan setelah itu, file dan aplikasi tersebut dihapus dari RAM.
Dari urutan urutan di atas, setiap kali sebuah file atau aplikasi di-load atau dibuka, file dan aplikasi tersebut ditempatkan di RAM. Ini berarti file dan aplikasi ini telah ditempatkan pada media penyimpanan sementara agar prosesor dapat mengakses informasi tersebut dengan lebih mudah dan cepat. Prosesor membutuhkan data yang
dibutuhkan dari RAM, memprosesnya dan menuliskan data baru kembali ke RAM dalam siklus yang berulang-ulang.
Pada komputer, umumnya kegiatan pemindahan data antara prosesor dan RAM terjadi jutaan kali setiap detik. Ketika
sebuah aplikasi ditutup, aplikasi tersebut beserta file yang bersangkutan biasanya dihapus dari RAM untuk menyediakan tempat bagi data baru. Jika file yang telah diubah tidak disimpan pada media penyimpanan permanen sebelum saat dihapus dari memori, perubahan yangterjadi pada file tersebut akan hilang.

Pada Gambar, perangkat yang terletak di sebelah kiri adalah perangkat yang memiliki kinerja yang lebih cepat. Saat prosesor telah selesai mengolah data dan ia membutuhkan data lain, sementara data yang ia butuhkan tidak tersedia pada cache, dan tidak juga pada RAM, maka ia harus mengambil data dari harddisk. Sementara, harddisk memiliki kinerja yang lambat. Akibatnya, prosesor harus menunggu sampai data tersedia. Apabila data yang dibutuhkan tersedia pada RAM, maka waktu tunggu prosesor ini akan lebih singkat. Apabila data yang dibutuhkan tersedia pada cache, maka waktu tunggu minimal akan diperoleh.

Kenapa namanya DRAM?

Seperti mikroprosesor, chip memori adalah sebuah integrated circuit (IC) yang terdiri dari jutaan transistor dan kapasitor. Dalam bentuk umum memori komputer, dynamic random access memory (DRAM), sebuah transistor dan sebuah kapasitor dipasangkan untuk membuat sebuah sel memori yang merepresentasikan sebuah bit data. Kapasitor memegang informasi bit (sebuah 0 atau 1) sedangkan transistor berfungsi sebagai switch yang memungkinkan sirkuit pengontrol pada chip memori membaca kapasitor dan mengubah statusnya.
Sebuah kapasitor adalah seperti sebuah kantong yang mampu menyimpan elektron. Untuk menyimpan sebuah bit yang bernilai 1 pada sel memori, kantong tersebut dipenuhi elektron. Untuk menyimpan bit yang bernilai 0, kantong itu dikosongkan. Masalahnya, pada kantong kapasitor tersebut terdapat kebocoran. Dalam jangka beberapa milidetik,
sebuah kantong yang penuh akan menjadi kosong. Maka, agar dynamic memory bekerja, baik prosesor ataupun kontroler memori harus mengisi ulang semua kapasitor yang mengandung informasi bit 1. Untuk melakukan hal ini,
kontroler memori membaca memori dan kemudian menulisnya kembali. Operasi refresh ini terjadi secara otomatis ribuan kali per detik.
Karena operasi refresh inilah yang akhirnya membuat dynamic RAM mendapatkan namanya. Dynamic RAM harus di-refresh secara dinamis setiap kali atau DRAM tersebut akan lupa informasi apa yang ia pegang. Efek sampingnya, semua proses refreshing ini memakan waktu dan memperlambat memori.
Sel memori sendiri terdapat pada wafer silikon yang didoping dengan bahan lain (non-silikon). Sel memori ini disusun dalam bantuk kolom (bitline) dan baris (wordline). Pertemuan antara bitline dan wordline inilah yang memberikan alamat sel memori yang dapat diakses secara acak oleh prosesor (Random Access Memory). Begitulah kira-kira gambarannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar