Sabtu, 08 Oktober 2011

mata elang,aplikasi 3D di dunia olahraga

Selama ini dibidang tennis,cricket , sepakbola atau olahraga lainnya sering sekali didapat beberapa kekeliruan keputusan yang keliru yang diambil oleh sang pengadil di lapangan . Kadang bila bola yang pada kenyataan nya masuk , namun karena kecepatan bola tersebut yang sangat cepat maka sang pengadil sering memutuskan bahwa bola yang seharusnya masuk tersebut menjadi tidak masuk .

Seperti yang terjadi pada tennis , atau dalam sepakbola seperti yang terjadi di piala dunia 2010 saat tendangan lampard yang dalam rekaman ulang terlihat telah melewati garis gawang , namun tidak dianggap masuk karena sulitnya jarak pandang .


Dan berkat kemajuan tekhonoli dan pemanfaatan ilmu grafik komputer dan citra dalam bidang olahraga maka bisa dilihat dengan sudut pandang seperti dibawah ini :



Dalam cricket dan tennis , pengembangan proses ini dikembangkan oleh para insinyur di roke manor research limited dari romsey, hampshire di inggris, pada tahun 2001. 
Pengaplikasiannya di tennis adalah sbb :


Metode penggunaan :
Semua sistem mata elang  didasarkan  pada prinsip-prinsip triangulasi dengan menggunakan citra visual dan data waktu yang disediakan oleh setidaknya dengan empat kamera berkecepatan tinggi, kamera video yang terletak di lokasi yang berbeda dan sudut di sekitar area bermain .

Dalam setiap frame yang dikirim dari setiap kamera, sistem mengidentifikasi kelompok piksel yang sesuai dengan gambar bola. Kemudian menghitung untuk setiap frame posisi 3D bola dengan membandingkan posisinya pada setidaknya dua dari kamera fisik terpisah pada saat yang sama dalam waktu. 

Sebuah frame menunjukan catatan jalan yang telah dilalui perjalanan bola. Ini juga "memprediksi" jalur penerbangan/arah  tempat tibanya bola dan di mana ia akan berinteraksi dengan area bermain fitur yang sudah diprogram ke dalam database. 

Sistem ini juga dapat menafsirkan interaksi ini untuk memutuskan pelanggaran aturan permainan.Sistem ini menghasilkan gambar grafis dari jalur bola dan area bermain, yang berarti bahwa informasi dapat diberikan kepada hakim, pemirsa televisi atau staf pelatih secara real time .

Sistem pelacakan murni dikombinasikan dengan database backend dan kemampuan pengarsipan sehingga dimungkinkan untuk mengekstrak dan menganalisis tren dan statistik tentang individu pemain, game, bola-bola sebagai perbandingan, dll


Di adapatasi dari wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar